PALEMBANG // Pratamanews.com // Forum group Discussion (FGD) Nasional yang digelar di Kota Palembang menjadi ajang berbagi pengalaman dan strategi bagi pemerintah kabupaten/kota se-Indonesia dalam menghadapi kebijakan efisiensi anggaran yang telah berjalan selama dua tahun terakhir, dilaksanakan di ruang rapat Prameswara.

 

“Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda Kota Palembang, H. Jimmy Alamsyah Putra, mengatakan kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) guna memberikan pemahaman serta solusi terkait pengelolaan anggaran di tengah kebijakan efisiensi,Jumat (19/06/2026).

 

“Yang diwawancarai oleh awak media Acara ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Keuangan dan Kemendagri. Kita ingin melihat bagaimana kawan-kawan di daerah menghadapi efisiensi anggaran yang sudah dua tahun berjalan agar roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik dan tidak mengganggu pelayanan maupun kinerja pemerintah kabupaten dan kota,” ujar Jimmy.

 

“Menurutnya, forum tersebut menjadi sarana bagi peserta untuk saling berbagi pengalaman sekaligus memperoleh arahan langsung dari pemerintah pusat mengenai strategi pengelolaan anggaran yang efektif dan tepat sasaran.

 

Hingga pembukaan kegiatan, tercatat sebanyak 125 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di seluruh Indonesia telah hadir mengikuti forum tersebut.

 

“Harapannya setelah mendapatkan pencerahan dari Kemendagri dan Kemenkeu, peserta dapat mengaplikasikan berbagai saran dan strategi yang diberikan dalam menghadapi efisiensi anggaran sehingga tidak menjadi hambatan dalam menjalankan pemerintahan di daerah masing-masing,” katanya.

 

Jimmy menambahkan, selain memperoleh informasi terbaru mengenai kebijakan keuangan daerah, para peserta diharapkan membawa pulang ilmu pengetahuan dan wawasan yang dapat diterapkan dalam perencanaan serta pengelolaan anggaran di daerah.

 

“Yang utama adalah tetap semangat menghadapi efisiensi. Dengan adanya efisiensi ini justru pemerintah daerah dituntut lebih kreatif dalam mengelola anggaran agar lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

 

Forum yang diikuti perwakilan pemerintah kabupaten dan kota dari seluruh Indonesia tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai gagasan konstruktif guna memperkuat tata kelola keuangan daerah di tengah tantangan fiskal yang terus berkembang.(red)