PALEMBANG  || 🌏PratamaNews.com🇮🇩 || Sebanyak 60 siswa asal Kota Palembang diberangkatkan untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SMA) yang berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, dilaksanakan di depan kantor walikota Palembang.

 

“Pemberangkatan para siswa tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kelompok desil 1, 2, dan 3, dengan prioritas utama berasal dari desil 1,Minggu (09/08/2026).

 

“yang diwawancarai oleh awak media Sebelumnya, sebanyak 161 peserta mengikuti proses seleksi. Dalam proses tersebut, seleksi melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Dinas Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Pendidikan, Sentra, serta pihak universitas.

 

“Setelah melalui proses seleksi dan verifikasi, sebanyak 60 siswa dinyatakan terpilih dan diberangkatkan untuk mengikuti MPLS sebelum memulai kegiatan pembelajaran.

 

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa memberangkatkan siswa kurang lebih berjumlah 60 orang untuk Sekolah Rakyat Menengah Atas dari Kota Palembang ke OKI untuk mengikuti MPLS,” ujar M. Raimon Lauri AR, S.STP., M.Si.

 

“Menurutnya, program tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga ke depan jumlah siswa yang dapat mengikuti Sekolah Rakyat semakin banyak, khususnya anak-anak yang berasal dari keluarga desil 1 dan 2.

 

“Kita berharap ke depan bisa menambah kuota lagi dan dapat dipenuhi anak-anak yang memang berada di desil 1 dan 2 untuk bisa bersekolah secara gratis melalui program Kementerian Sosial,” katanya.

 

“Asisten 1,Drs. Kgs. H. Sulaiman Amin Ia berharap para siswa yang diberangkatkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. Mereka diharapkan terus bersemangat dalam menuntut ilmu, memiliki cita-cita tinggi, serta mampu meraih masa depan yang lebih baik.

 

“Kita berharap kepada anak-anak ini, yang pertama semangat terus. Adik-adik terus belajar, terus bermimpi dan meraih cita-cita tertinggi di dunia, karena mereka adalah harapan kedua orang tua,” tuturnya.

 

“Raimon menambahkan, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan tidak hanya memberikan akses pendidikan gratis bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memutus mata rantai kemiskinan.

 

“Harapannya nanti mereka mempunyai masa depan yang cerah. Ini dalam rangka untuk memutus rantai kemiskinan,” pungkasnya.

 

“Dengan diberangkatkannya 60 siswa tersebut, diharapkan para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian MPLS dengan baik dan menjadi generasi yang kelak mampu membanggakan orang tua, Kota Palembang, serta Provinsi Sumatera Selatan.(Tiem)