‎BANYUWANGI || 🌏PratamaNews.com🇮🇩 ||  Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, pemuda Kristen dan Katolik menggelar deklarasi anti narkoba yang bertempat di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Purwosari, Kecamatan Siliragung, Kabupaten Banyuwangi. (28/10/2026)

‎

‎Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan semangat persatuan dan kepedulian generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan bangsa.

‎

‎Acara tersebut dihadiri oleh bupati Banyuwangi, lpuk Fieztiandani Azwar Anas yang di wakili oleh  Kesbangpol kabupaten Banyuwangi, Drs.R.Agus Mulyono,M.Si.Turut hadir perwakilan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Banyuwangi (BNNK) Badan Narkotika Nasional Banyuwangi,Kombes Pol.Rachmat Kurniawan,S.H.,S.l.K.M.H.

‎

‎Turut diundang Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Banyuwangi, Bapak Pdt. Anang Sugeng Sulistyo, S.Th.

‎

‎Deklarasi anti narkoba ini merupakan bentuk komitmen pemuda Kristen dan Katolik untuk turut berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.

‎

‎Melalui kegiatan tersebut, para pemuda diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga diri, keluarga, lingkungan, serta masa depan dari ancaman narkoba. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperkuat toleransi, dan membangun kerja sama lintas gereja dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas narkoba.

‎

‎Semangat Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa perbedaan latar belakang, suku, maupun denominasi gereja bukanlah penghalang untuk bersatu demi kepentingan bangsa dan negara.

‎

‎Dengan adanya deklarasi ini, pemuda Kristen dan Katolik diharapkan menjadi pelopor gerakan anti narkoba serta menjadi teladan bagi generasi muda lainnya dalam mengisi kemerdekaan melalui kegiatan positif dan bertanggung jawab.

‎

‎Pesan utama kegiatan ini: “Bersatu dalam semangat Sumpah Pemuda, berkomitmen melawan narkoba, dan bersama-sama membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, serta berintegritas demi masa depan Indonesia.” (Guritno)